Spiritual Bypass Pada Mahasiswa Muslim: Studi Kualitatif Fenomenologi Tentang Peran Ibadah Dalam Merespons Masalah Psikologis
Keywords:
spiritual bypass, mahasiswa Muslim, ibadah, psikologi Islam, fenomenologi kualitatif, kesehatan mental, koping religiusAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena spiritual bypass pada mahasiswa Muslim, yaitu kecenderungan menggunakan praktik ibadah Islam sebagai cara untuk menghindar, alih-alih menghadapi masalah psikologis yang mendasar. Meningkatnya krisis kesehatan mental di kalangan dewasa muda secara global, dikombinasikan dengan peran sentral agama dalam komunitas Muslim, menciptakan dinamika psikologis yang unik di mana keterlibatan spiritual yang tulus dapat tercampur dengan penghindaran defensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan pengalaman hidup mahasiswa Muslim yang mengalami spiritual bypass serta memahami bagaimana ibadah berfungsi, sebagai koping autentik, pertumbuhan spiritual, ataukah sebagai mekanisme penghindaran psikologis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis dengan desain tinjauan literatur integratif. Sumber data dikumpulkan dari jurnal-jurnal ilmiah terindeks yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, yang dapat diakses melalui basis data PubMed, Google Scholar, Frontiers in Psychology, dan DOAJ. Temuan menunjukkan bahwa spiritual bypass merupakan fenomena klinis yang diakui dalam konteks Muslim, dengan dua dimensi utama: penghindaran psikologis (psychological avoidance) dan spiritualisasi (spiritualizing). Faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya spiritual bypass meliputi stigma kesehatan mental dalam komunitas Muslim, tabu budaya terhadap bantuan profesional, dan konstruksi normatif yang memandang segala tekanan sebagai ujian spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibadah memiliki potensi ganda: dapat menjadi sumber ketahanan dan kesejahteraan yang autentik, sekaligus dapat berfungsi sebagai mekanisme pertahanan yang menunda penyembuhan psikologis yang sesungguhnya. Integrasi psikologi pastoral Islam dengan pendekatan kesehatan mental berbasis bukti direkomendasikan sebagai strategi intervensi yang responsif secara kultural bagi mahasiswa Muslim yang mengalami tekanan psikologis.
Downloads
References
Ahmed, Y., & Khan, F. (2024). Mental health of Muslim college students: Perceptions, stigmas, and support systems. Khalil Center. https://khalilcenter.com/articles/mental-health-of-muslim-college-students
Badran, L., Rizkalla, N., & Segal, S. P. (2025). Muslim considerations in seeking mental health help in California and Israel: A qualitative approach. BMC Public Health, 25, 1077. https://bmcpublichealth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12889-025-22224-2
Cashwell, C. S., Glosoff, H. L., & Hammonds, C. (2010). Spiritual bypass: A preliminary investigation. Counseling and Values, 54(2), 162-174.
Cuijpers, P., Javed, A., & Bhui, K. (2023). The WHO world mental health report: A call for action. The British Journal of Psychiatry, 222(6), 227-229.
Fox, J., Cashwell, C. S., & Picciotto, G. (2017). The opiate of the masses: Measuring spiritual bypass and its relationship to spirituality, religion, mindfulness, psychological distress, and personality. Spirituality in Clinical Practice, 4(4), 274-287.
Ipsos. (2023). Global Health Service Monitor 2023. Ipsos. https://www.ipsos.com/sites/default/files/ct/news/documents/2023-09/Ipsos-Global-Health-Service-Monitor-2023-WEB.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023
Moulaei, K., Haghdoost, A. A., Bahaadinbeigy, K., & Dinari, F. (2023). The effect of the holy Quran recitation and listening on anxiety, stress, and depression: A scoping review on outcomes. Health Science Reports, 6(12), e1751. https://doi.org/10.1002/hsr2.1751
Shilbi, M. D., Alfaruqi, A. K., Al Farabi, F. F., & Launa, L. (2025). Membangun benteng jiwa: Pensucian diri sebagai pondasi kesehatan mental dan spiritual generasi muda Islam. Quality: Journal of Islamic Studies, 4(2), 1-18. http://www.jurnal.staiserdanglubukpakam.ac.id/index.php/qjis/article/view/851
Syarifah, D. H., Firdaus, H., Kiram, S., & Zurur, I. (2024). Peran spiritualitas dalam pendidikan untuk mengatasi tekanan akademik bagi mahasiswa. Istifkar, 4(2), 158-173. https://jurnal.stik-kendal.ac.id/index.php/istifkar/article/view/129
Welwood, J. (1984). Principles of inner work: Psychological and spiritual. The Journal of Transpersonal Psychology, 16(1), 63-73.
World Health Organization. (2022a). COVID-19 pandemic triggers 25% increase in prevalence of anxiety and depression worldwide. WHO. https://www.who.int/news/item/02-03-2022-covid-19-pandemic-triggers-25-increase-in-prevalence-of-anxiety-and-depression-worldwide
World Health Organization. (2022b). World mental health report: Transforming mental health for all. WHO Press. https://www.who.int/publications/i/item/9789240049338
World Health Organization. (2024). Mental health of adolescents. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vytha Aulia Dasuki, Afait, Ahmad Albianto, Abdul Fadhil (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










