Analisis Spasial Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap Menggunakan GIS Puskesmas Tanjung Agung
Keywords:
imunisasi dasar lengkap, GIS, analisis spasial, QGIS, puskesmasAbstract
Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya penting untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi pada bayi, tetapi capaian antarwilayah dapat berbeda sehingga diperlukan pemantauan berbasis lokasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara spasial cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik berbasis spasial dengan data sekunder berupa jumlah sasaran bayi, jumlah bayi yang memperoleh imunisasi dasar lengkap, dan batas administrasi desa. Analisis dilakukan secara univariat dan spasial menggunakan QGIS. Cakupan dikelompokkan menjadi rendah kurang dari 60%, sedang 60–79%, dan tinggi sekurang-kurangnya 80%. Secara agregat, 215 dari 310 bayi sasaran telah memperoleh imunisasi dasar lengkap dengan cakupan 69,35%. Pemetaan pada sembilan desa menunjukkan variasi capaian, dengan satu desa berkategori rendah, enam desa berkategori sedang, dan dua desa berkategori tinggi. Visualisasi berbasis peta memudahkan identifikasi perbedaan capaian antarwilayah dan dapat menjadi informasi pendukung bagi puskesmas dalam pemantauan program imunisasi. Penelitian ini terbatas pada distribusi spasial dan tidak menguji faktor penyebab perbedaan cakupan antarwilayah.
Downloads
References
Andriana, S. D., & Tambunan, A. P. (2022). Sistem informasi geografis: Menentukan kuliner halal di Kota Medan menggunakan Google Maps API berbasis WebGIS. Jurnal Sains, Informasi dan Teknologi, 1(1), 13–19.
Hasriani, S., Pratiwi, W. R., & Wikardiana, W. (2024). Upaya peningkatan kesehatan bayi dan balita melalui edukasi pentingnya imunisasi. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 273–279.
Huda, M. K., Faqih, A., & Dwilestari, G. (2025). Meningkatkan efisiensi pemetaan dan perencanaan di Kabupaten Cirebon menggunakan sistem informasi geospasial. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 13(2).
Irwan, M. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan status imunisasi dasar pada anak usia 10 bulan–2 tahun di wilayah kerja. Nutrition Science and Health Research, (3), 1–7.
Kholid, A. (2023). Promosi kesehatan: Dengan pendekatan teori perilaku, media, dan aplikasinya untuk mahasiswa dan praktisi kesehatan. PT RajaGrafindo Persada.
Lestari, F. D., Hervy, N. E., Jaya, A., Maulana Ramadhan, I. T., & Arsa, D. (2024). Pemanfaatan QGIS untuk pembuatan peta agrowisata Desa Ibru dalam program inovasi desa. Journal of Comprehensive Science (JCS), 3(12).
Pardede, et al. (2025). Analisis spasial capaian imunisasi dan wilayah UCI di Kota Cirebon. [Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi].
Setiyadi, N. A., Darnoto, S., & Arozaq, M. (2021). Sistem informasi geografis (SIG) kesehatan masyarakat. Muhammadiyah University Press.
Suliawati, G., Usman, S., Maulana, T., Saputra, I., & Zaman, N. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan cakupan imunisasi dasar lengkap di Baitussalam, Aceh Besar. Jurnal Medika Udayana, 12(7), 53–60.
Syukri, M. (2021). Pengaruh penyuluhan kesehatan dan pengetahuan terhadap sikap orang tua dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Jurnal Pendidikan Keperawatan dan Kebidanan, 1(2), 41–48.
Wahyuni, S., Asridawati, A., Rukinah, R., Pammu, R., Wahyuni, R., Rumagutawan, D. Y., & Rumfot, S. (2024). Education on the importance of immunization for infants at Puskesmas Tamalanrea Jaya Makassar City. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 1(1), 15–21.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dodi Putra, Apri Yulda, Sidik Praptomo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










