Menghidupkan Wajah Gerbang Desa: Kolaborasi KKN IAINU Tuban dan Pemerintah Desa Pakis
Keywords:
Asset Based Community Development (ABCD), gerbang desa, KKN, Pemberdayaan masyarakat, revitalisasiAbstract
Gerbang desa merupakan salah satu elemen fisik yang berperan sebagai identitas wilayah sekaligus memberikan kesan pertama bagi masyarakat maupun pengunjung. Namun, kondisi gerbang utama Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban mengalami penurunan kualitas visual akibat cat yang memudar, munculnya lumut, serta kurangnya pemeliharaan rutin. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Pakis dalam melaksanakan program revitalisasi gerbang desa melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Artikel ini bertujuan mendeskripsikan proses kolaborasi tersebut serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan estetika lingkungan dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif dengan model ABCD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa identifikasi aset berhasil mengungkap potensi utama Desa Pakis berupa budaya gotong royong, dukungan pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat yang menjadi modal dalam pelaksanaan revitalisasi. Program revitalisasi melalui kerja bakti dan pengecatan ulang berhasil meningkatkan kualitas visual gerbang desa sehingga lebih bersih, rapi, dan representatif sebagai identitas wilayah. Selain memberikan dampak fisik, kegiatan ini juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, memperkuat kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Dengan demikian, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam mengoptimalkan aset lokal untuk mendukung pembangunan desa yang partisipatif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Downloads
References
Istyawan, A. (2025). Aplikasi Methodology for Participatory Assessment dalam Asset-Based Community Development di Desa Mekarjaya Kabupaten Sumedang. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 2773–2782. https://doi.org/10.54082/jupin.1858
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. The Asset-Based Community Development Institute.
Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based Community Development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857
Nurdiyanah, Rika Dwi Ayu Parmitasari, Irvan Muliyadi, Serliah Nur, & Nadyah Haruna. (2016). PANDUAN PELATIHAN DASAR Asset Based Community-driven Development (ABCD). NUR KHAIRUNNISA.
Qurotul’Ain, A. R., & Salahuddin, N. (2025). Membangun Kerjasama Strategis Berbagai Pihak Untuk Perubahan Masyarakat Refleksi Pengalaman KKN Menggunakan Metode ABCD. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5250–5258. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3489
Somantri, S., Wiharta, W., & Amaliyah, A. (2021). Model Kerjasama Menuju Masyarakat Gemah Ripah Repeh Rapih Desa Palir dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 81–92. https://doi.org/10.47453/etos.v3i2.530
Srirejeki, K., Faturahman, A., Warsidi, W., Ulfah, P., & Herwiyanti, E. (2020). Pemetaan Potensi Desa untuk Penguatan Badan Usaha Milik Desa dengan Pendekatan Asset Based Community-Driven Development. Warta LPM, 23(1), 24–34. https://doi.org/10.23917/warta.v23i1.8974
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmat Bagus Islamudin, Naufal Fadzil Maulana, Himas Retna Kartika Putri, Shofiyatun Nasuha, M Fatkul Majid, Diah Ayu Nurafifah, Nur Ulyatim, Eris Mujiyanti, Achmad Amru Syamsudin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










