Wacana Kritis Terhadap Kebijakan Pemerintah Desa Telang dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
Keywords:
Wacana Kritis, Kebijakan Pemerintah Desa, Perencanaan pembangunan, Pariwisata Berkelanjutan, Partisipasi Masyarakat.Abstract
Sustainable tourism development at the village level is often promoted as a policy solution to encourage local economic growth, strengthen community participation, and maintain environmental sustainability. However, in practice itself, tourism village development planning often functions more as a policy discourse than a realized development program. This study critically examines Telang village government policies in sustainable tourism development by placing tourism as an arena for discourse production, policy legitimacy, and relations between the village government and the community. The researcher uses a qualitative approach with critical discourse analysis (AWK). This research will analyze village planning documents, deliberative forums, and community social experiences to explore how narratives of participation, local wisdom, and sustainability are produced and represented in village policies. The results of this study show that there is a structural gap between the ideals of sustainable tourism policies built in village planning and the development reality that has not been realized as a whole. Policy discourse tends to function as an instrument of development legitimacy, while policy implementation still faces institutional limitations, clarity of direction, and implementation capacity.
Downloads
References
Andari, I., Suriadi, A., & Harahap, R. H. (2018). ANTHROPOS : Jurnal Antropologi Sosialdan Budaya Analisis Perubahan Orientasi Mata Pencaharian dan Nilai Sosial Masyarakat Pasca Alih Fungsi Lahan Persawahan Menjadi Lahan Industri. 4(1), 1–8.
Arie Wahyu Prananta dkk. (n.d.). Model Industrialisasi Pariwisata dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan, Kesempatan Kerja, dan Perekonomian Di Kota Sumenep, Pantai 9, Kecamatan Gili Genting.
Budimanta, Arif. 2004. Corporate Sosial Responsibility, Jawaban bagi model pembangunan Indonesia masa kini. ICSD (Indonesia Center For Sustainable Development). Jakarta
Cole, S. (2006). Information and empowerment: The keys to achieving sustainable tourism. Journal of Sustainable Tourism, 14(6), 629–644. https://doi.org/10.2167/jost607.0
Chambers, R. (1987). Pembangunan desa mulai dari belakang. Jakarta: PT Dharma Aksara Perkasa.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. LKiS.
Foucault, Michel. (1972). The Archaeology of Knowledge. New York: Pantheon Books.
Firdaus, M. R. Y. (2019). Analisis diskursus Madura dalam akun Instagram @ExploreMadura. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1).
Fairclough, N. (2003). Analysing discourse: Textual analysis for social research. Routledge.
Idris, M., Islam, U., Sunan, N., Hukum, J., Islam, P., Studi, P., & Madzhab, P. (2020). Hukum alih fungsi pertambangan dijadikan objek wisata bukit jaddih kecamatan socah kabupaten bangkalan madura. (07).
Le, H. N. (2025). Adaptive labour: a typology of climate (im)mobilities and structured stillness in tourism contexts. Climate and Development. https://doi.org/10.1080/17565529.2025.2592260
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Pérez, P. C., Howland, F., & Le Coq, J. F. (2025). Institutions as inequality regimes in climate change policy frameworks. Climate and Development. https://doi.org/10.1080/17565529.2025.2595637
Pemerintah Desa Telang. (2017). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) Desa Telang Tahun 2017–2022. Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.
Prasetyo, R. A. (2017). "Peranan Bumdes Dalam Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Pejambon Kecamatan ... Jurnal Dialektika Volume, XI(March 2016), 86–100.
Pujiningrum Palimbunga, I. (2018). Keterlibatan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Wisata Tabalansu, Papua. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 05, 193. https://doi.org/10.24843/jumpa.2018.v05.i01.p10
Pitana, I.G., 2002. “Kebijakan dan Strategi Pemerintah Daerah Bali dalam Pembangunan Pariwisata. Pada Seminar Nasional Pariwisata Bali the Last or the Lost Paradise”. Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan. Denpasar: Universitas Udayana.
Pasal 26 ayat (1) PP Nomor 6 Tahun 2016
Ritzer, G. (2014). Sosiologi ilmu pengetahuan berparadigma ganda. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Rahmi, S. A. (2016). Pembangunan Pariwisata Dalam Perspektif Kearifan Lokal. Reformasi, 6(1), 76–84.
Raharjo Adisasmita, 2006, Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sumodiningrat, G. 1997. Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat. Edisi Kedua.
Jakarta: Bina Reka Pariwara.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Soelaiman, M.Munandar, 1998, Dinamika Masyarakat Transisi, Mencari Alternatif
Suning, S. S. (2020). Pengembangan Pariwisata Kenjeran Berbasis Potensi Maritim. Jurnal Planoearth, 5(2), 79. https://doi.org/10.31764/jpe.v5i2.2585
Susyanti, D. W., & Latianingsih, N. (2017). Potensi Desa melalui Pariwisata Pedesaan. Ekonomi Dan Bisnis, 12(1), 33–36.
Sosiologi, J. P., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2017). Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika. 3(2).
Tou, H. julianti, Melinda Noer, & Sari Lenggogeni. (2021). Pengembangan Desa Wisata Yang Berkearifan Lokal Sebagai Bentuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Rekayasa, 10(2), 95–101. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v10i2.63
Teori Sosiologi dan Arah, Yogyakarta: Aditya Media.
Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebianto, Pemberdayaan Masyarakat dalam Prespektif
Kebijakan Publik, Bandung, Alfabeta, 2015.
Telfer, R., & Sharpley, D. J. (2008). Tourism and development in the developing world. New York: Routledge.
Timothy, D. J. (1998). Cooperative tourism planning in a developing destination. Journal of Sustainable Tourism, 6(1), 52–68. https://doi.org/10.1080/09669589808667301
Tosun, C., & Timothy, D. J. (2003). Arguments for community participation in the tourism development process. Journal of Tourism and Cultural Change, 1(1), 2-21. https://doi.org/10.1080/14766820308668160
Tonny, Fredian. 2006, Modul Kuliah Metodologi Kajian Pembangunan Daerah. Program Magister Manajemen Pembangunan Daerah. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014
Veronica, S. (2021). Pendekatan Kearifan Lokal pada Aspek Sosial di Wisata Malam Kota Berastagi. Jurnal Abdimas Pariwisata, 1(2), 52–58. https://doi.org/10.36276/jap.v1i2.18
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Izzah Nur Sabila (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










