Pesantren dan Surau dalam Penyebaran Agama Islam di Indonesia: Tinjauan Berdasarkan Teori Difusi Inovasi
Keywords:
Difusi Inovasi, Komunikasi Keagamaan, Pesantren, SurauAbstract
Penelitian ini menganalisis peran pesantren dan surau sebagai agen difusi inovasi dalam penyebaran Islam di Nusantara menggunakan kerangka Teori Difusi Inovasi dari Everett M. Rogers. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka digunakan untuk mengkaji proses komunikasi verbal dan nonverbal dalam transmisi nilai-nilai Islam kepada masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren di Jawa dan surau di Minangkabau berfungsi sebagai saluran komunikasi interpersonal yang efektif melalui relasi kyai-santri dan tuanku-jamaah. Proses Islamisasi berlangsung secara bertahap mengikuti lima tahapan difusi inovasi: pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Komunikasi verbal melalui pengajaran kitab kuning, ceramah, dan dialog keagamaan diperkuat oleh komunikasi nonverbal berupa keteladanan sikap, praktik ibadah, dan internalisasi nilai akhlak. Keberhasilan difusi nilai-nilai Islam ditentukan oleh kredibilitas kyai dan tuanku sebagai opinion leaders, adaptasi terhadap budaya lokal yang menciptakan kompatibilitas sosial, serta sistem pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi keagamaan dan memberikan wawasan strategis bagi praktisi dakwah kontemporer dalam mengembangkan metode komunikasi yang efektif dan kontekstual.
Downloads
References
Hidayat, R., Nisa, K., Zaini, M., Safitri, D., & Astini, B. I. (2024). Realita Pendidikan Islam Di Indonesia Pasca Kemerdekaan: Perkembangan, Tantangan, Dan Prospek Masa Depan. QuranicEdu: Journal of Islamic Education, 4(2), 188–204.
Ilmiah, J., Terpadu, M., Pratiwi, F. H., & Kohar, W. (2024). Pemberdayaan Jama'ah di Surau Baitul Makmur Pauh. 8(5), 337–347.
Irawan, N. D., Islam, U., Sunan, N., & Surabaya, A. (2023). Modernisasi Lembaga Pendidikan Pesantren Hingga Abad ke-21. 3(1), 35–43.
Kajian, J., & Multidisipliner, I. (2024). Kebijakan pendidikan islam di pondok pesantren. 8(12), 258–267.
Literasiologi, J. (2021). Jurnal Literasiologi, Sujari, dkk. 6(2), 116–128.
Mansyuri, A. H., Vita, D., & Sari, F. (2023). Optimalisasi Peran Pesantren dalam Lembaga Pendidikan Islam di Era Modern. 4, 101–112.
Nurazizah, E., Astria, G., & Faelasup, F. (2025). Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam di Nusantara : Studi Literatur Tentang Pondok Pesantren dan Madrasah.
Penelitian, J., & Pendidikan, I. (2022). Surau sebagai lembaga pendidikan islam di sumatera barat. 1, 182–187.
Samad, D. (2024). Sejarah , Karakteristik dan Kelembagaan Surau di Minangkabau History , Characteristics and Institutions of Surau in Minangkabau. 7(8), 3017–3029. https://doi.org/10.56338/jks.v7i8.5646
Silvia, E., & Zainur, M. (2023). classical Islamic educational institutions and are also called genuine. 8(02).
Susilo, A., & Wulansari, R. (2020). Sejarah Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. 20(2), 83–96.
Tarbiyah, J. G., Pendidikan, J., Volume, I., Artikel, A., & Pesantren, P. P. (2023). PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI NDONESIA. 2(April), 188–193. https://doi.org/10.59342/jgt.v3i2
Yustisia, R., & Komariah, N. S. (2025). Konsep Dasar dan Dinamika Sejarah Pendidikan Islam di Nusantara. 9(02), 315–329.
Zaman, M. N., & Munadi, M. (2025). AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Modernisasi Lembaga Pendidikan Pesantren Menurut Azyumardi Azra. 8(1), 317–326. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1022.Modernization
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hikmah Romalina, Nadhifah Qothrunnada, Syamsul Yakin, Murodi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










