Normalisasi Bahasa Populer dan Implikasinya terhadap Nilai Pendidikan Islam Mahasiswa PAI UIN Ponorogo

Authors

  • Aulia Nada Zaharani UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Author
  • Binti Mutiatul Azizah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Author
  • M. Fahris Qoidul Haq UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Author
  • Andhita Risko Faristiana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Author

Keywords:

Bahasa Populer, Internalisasi Nilai, Komunikasi Mahasiswa, Nilai Pendidikan Islam, Normalisasi Bahasa

Abstract

Penggunaan bahasa populer atau bahasa gaul di kalangan mahasiswa telah menjadi fenomena sosiolinguistik global yang dipercepat oleh media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X (dahulu Twitter), sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan norma komunikasi keagamaan dan etika berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa populer di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, menganalisis proses normalisasinya, serta mengkaji implikasinya terhadap internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilandasi teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann serta teori interaksi simbolik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat mahasiswa PAI semester 4 dan 6 yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah seperti "anjir", "anjay", "gila", "bro", "santuy", dan "bestie" lazim digunakan, umumnya untuk mengekspresikan keterkejutan, keakraban, atau emosi spontan di antara teman sebaya. Normalisasi terjadi melalui interaksi teman sebaya yang berulang dan paparan media sosial, sehingga ungkapan yang semula informal berangsur menjadi kebiasaan komunikasi kampus. Sebagian besar informan memandang bahasa populer masih sesuai dengan nilai-nilai Islam selama tidak mengandung hinaan dan digunakan sesuai konteks, meskipun beberapa mengakui adanya risiko kebiasaan tersebut terbawa ke komunikasi dengan dosen atau orang yang lebih tua, sehingga berpotensi mengurangi penerapan qaulan karima dan adab berbicara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa PAI secara aktif menyeimbangkan bahasa populer dengan etika komunikasi Islam melalui strategi alih kode sesuai konteks, yang mengimplikasikan perlunya keteladanan berbahasa di lingkungan kampus serta konten edukatif mengenai etika berbicara dalam Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Abuzar, Nurunniyah, N., & Anjani, D. M. (2025). Analisis strategi sosiologi dakwah dalam menghadapi problem sosial masyarakat. Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi, 5(2), 534–540. https://doi.org/10.55606/juitik.v5i2.1160

Azizah, A. R. (2020). Penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa gaul di kalangan remaja. Jurnal Skripta, 5(2). https://doi.org/10.31316/skripta.v5i2.424

Azmi, R. M., & Astuti, S. W. (2024). Representasi gaya hidup konsumtif generasi muda pada meme "Lambang Baru Kemapanan". WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 23(2), 439–449. https://doi.org/10.32509/wacana.v23i2.4129

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Bahasa. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kbbi.kemdikbud.go.id

Barus, D. R., Engelika, S., Permata, S., Balqis, B., Febrian, V., & Lubis, F. (2023). Bahasa gaul dan pengaruhnya terhadap penggunaan bahasa Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(6), 122–127. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.120

Berger, P. L., & Luckmann, T. (2012). Tafsir sosial atas kenyataan: Risalah tentang sosiologi pengetahuan (H. Basari, Terj.). LP3ES. (Karya asli diterbitkan 1966)

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Emanuel Omedetho Jermias, & Rahman, A. (2022). Interaksionisme simbolik pada komunitas Cinema Appreciator Makassar di Kota Makassar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 2(3), 253–262. https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v2i3.596

Fatma, J. (2025). Living hadis "berkata yang baik atau diam" dalam komunikasi mahasiswa: Studi etika dan pengamalan hadis. Jurnal Kajian Hadis dan Komunikasi, 3(2).

Gusnayetti. (2021). Dampak penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja terhadap bahasa Indonesia. Ensiklopedia Sosial Review, 3(3), 275–281. https://doi.org/10.33559/esr.v3i3.971

Hadiwijaya, A. S. (2023). Sintesa teori konstruksi sosial realitas dan konstruksi sosial media massa. Dialektika Komunika: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah, 11(1), 75–89. https://doi.org/10.33592/dk.v11i1.3498

Hazizah, R., Sigalingging, W. C., & Puteri, A. (2025). Fungsi bahasa dalam interaksi masyarakat beragam budaya. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4).

Hidayat, A. A., & Mahendra, Y. A. (t.t.). Dominasi bahasa gaul di kalangan Gen Z dalam konteks presentasi akademik: Studi deskriptif pada mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Universitas Trunojoyo Madura.

Hikmah, S. N. A. (2023). Fenomena bahasa gaul dan eksistensi bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi. Jurnal Multidisiplin Ibrahimy, 1(1), 119–131. https://doi.org/10.35316/jummy.v1i1.3612

Irawan, S., Sudika, I. N., & Hidayat, R. (2020). Karakteristik bahasa gaul remaja sebagai kreativitas berbahasa Indonesia pada komentar status Inside Lombok di Instagram. Jurnal Bastrindo, 1(2), 201–213. https://doi.org/10.29303/jb.v1i2.44

Lesmana, C. S., & Faridah, F. (2025). Penggunaan bahasa gaul Generasi Z perspektif komunikasi Islam (Studi pada mahasiswa UIN Sumatera Utara). Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 8(1), 97. https://doi.org/10.22373/jp.v8i1.29854

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya, 1(2).

Masita. (2021). Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam pada mahasiswa jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 2(2), 207–233. https://doi.org/10.52266/pelangi.v2i2.583

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Mulyana, R. (2008). Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi. Yayasan Iqro'.

Nauliana, E. P., Siregar, E. R. N., Manullang, L. M., Sidabutar, I. M., & Hasugian, T. H. A. (t.t.). Peran teman sebaya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Swasta Al Hidayah.

Noermanzah. (2020). Bahasa sebagai alat komunikasi, citra pikiran, dan kepribadian [Preprint]. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/ez6dk

Nurfaiza, A., Arifi, A., & Hidayati, F. H. (t.t.). Implementasi bahasa Indonesia sebagai media internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan etika berkomunikasi mahasiswa Prodi Matematika UIN Sunan Kalijaga. UIN Sunan Kalijaga.

Nurhayati, N., Rizal, R., & Santoso, S. (2023). Sikap mahasiswa terhadap penggunaan bahasa gaul dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3). https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/31170

Nurrisa, F., & Hermina, D. (2025). Pendekatan kualitatif dalam penelitian: Strategi, tahapan, dan analisis data. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 2(3).

Pangabean, M. (1981). Bahasa: Pengaruh dan peranannya. Gramedia.

Pusat Bahasa dan Sastra. (2010). Bahasa prokem [Dikutip dalam N. Hilaliyah, Ragam bahasa gaul remaja, h. 2].

Ramadhani, S. Z., Tazkia, H. R., Salwa, P. G. N., & Sari, Y. (2025). Urgensi mind dalam interaksi simbolik komunikasi antarpribadi dosen dan mahasiswa. Jurnal Pustaka Komunikasi, 8(2), 503–513. https://doi.org/10.32509/pustakom.v8i2.5862

Rismauly Septiana Sitorus, Tamba, L. O. B., & Tansliova, L. (2024). Penggunaan bahasa gaul (slang) dan implikasi terhadap nilai karakter pada mahasiswa. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(2), 290–298. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i2.672

Riza Yana Novita, & Rosidah, C. T. (2025). Analisis penggunaan bahasa gaul dalam media sosial terhadap pemahaman bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 8(1), 69–85. https://doi.org/10.29240/estetik.v8i1.12717

Romdani, L. N. (2021). Teori konstruksi sosial: Sebuah teori bagaimana warga negara memaknai pelaksanaan pemilihan kepala daerah di masa pandemi. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 10(2), 116–123. https://doi.org/10.33366/jisip.v10i2.2265

Salsabila, N., Nisa', F., Al-Khanifah, H. K., & Bakar, M. Y. A. (t.t.). Bahasa, pikiran, dan budaya: Analisis semantik terhadap fungsi bahasa sebagai alat komunikasi.

Sianturi, J. G., Salfa, Q. A., Hutauruk, P. I., & Pramesty, S. S. (2024). Analisis penggunaan bahasa gaul pada kalangan mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2(5), 448–452. https://doi.org/10.62379/jishs.v2i5.1734

Sitepu, A. B., Amalia, N., Barus, E. B., Silaban, J., & Sebayang, M. J. P. (2025). Dampak penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan mahasiswa. Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion, 2(1), 230–235. https://doi.org/10.57235/mesir.v2i1.5654

Sulaiman, A. (2016). Memahami teori konstruksi sosial Peter L. Berger. Society, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32

Suliyanti, S., Tahir, T., & Fansuri, F. (2024). Etika komunikasi Islam dalam layanan informasi di media sosial. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 13(1), 162–173. https://doi.org/10.24090/jimrf.v13i1.11018

Taembo, M. (t.t.). Filsafat analitik bahasa dalam perkembangan ilmu bahasa, 1(2).

Yulianti, W., Kurnia, R., Rachmawati, A., & Oktavia, D. (2023). Analisis penggunaan kata slang "anjir" dalam komunikasi verbal mahasiswa. Translation and Linguistics (Transling), 3(2), 98–109. https://jurnal.uns.ac.id/transling/article/view/113189

Zanki, H. A. (2020). Teori psikologi dan sosial pendidikan (teori interaksi simbolik). Scolae: Journal of Pedagogy, 3(2). https://doi.org/10.56488/scolae.v3i2.82

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Normalisasi Bahasa Populer dan Implikasinya terhadap Nilai Pendidikan Islam Mahasiswa PAI UIN Ponorogo. (2026). JES: Jurnal Ekonomi Dan Sosial, 1(4), 220-227. https://journal.lenteramulia.org/index.php/jes/article/view/274