Analisis Kesiapan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Mengadopsi Sistem Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Berbasis Prinsip Ekonomi Islam (Studi Kasus: UMKM Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu)

Authors

  • Shintiya Yuriska Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Falah Air Molek Author
  • Viras Alti Pidola Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Falah Air Molek Author
  • Muhammad Apis Daulay Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Falah Air Molek Author

Keywords:

Kesiapan UMKM, QRIS, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, Literasi Digital, Kesesuaian Prinsip Ekonomi Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan UMKM dalam mengadopsi sistem pembayaran nontunai QRIS Berbasis Prinsip Ekonomi Islam dengan studi kasus pada UMKM di Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 40 pelaku UMKM. Penelitian ini terdiri dari empat variabel dependen, yaitu: Persepsi Kemudahan Penggunaan (X1), Persepsi Manfaat (X2), Literasi Digital (X3), Kesesuaian Prinsip Ekonomi Islam (X4), dengan variabel independen yaitu Kesiapan UMKM Mengadopsi QRIS (Y). Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta koefisien determinasi (R2). Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel Literasi Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan UMKM mengadopsi QRIS (t_hitung 3,600 > t_tabel 2,03011). Sementara itu, Persepsi Kemudahan Penggunaan (t_hitung 1,239 < t_tabel 2,03011), Persepsi Manfaat (t_hitung 1,006 < t_tabel 2,03011), dan Kesesuaian Prinsip Ekonomi Islam (t_hitung 0,975 < t_tabel 2,03011) tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kesiapan UMKM mengadopsi QRIS (F_hitung 7,138 > F_tabel 2,64). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,449 menunjukkan bahwa 44,9% variasi kesiapan UMKM dalam mengadopsi QRIS dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen, sedangkan 55,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang kecenderungan berpotensi memengaruhi kesiapan UMKM mengadopsi QRIS, seperti laba/keuntungan usaha, dukungan pemerintah, atau infrastruktur digital. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan cakupan wilayah dan jumlah responden yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang berbeda dan lebih komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astiti, N. P. Y., Prayoga, I. M. S., & Imbayani, I. G. A. (2023). Technology Readiness Index dalam pengadopsian sistem pembayaran QRIS. Warmadewa Management and Business Journal, 5(2), 75-86.

Bank Indonesia. (2020). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2023). QR Code Indonesian Standard (QRIS). Bank Indonesia.

Chong, A. Y. L. (2013). Understanding mobile commerce continuance intentions: An empirical analysis of Chinese consumers. Industrial Management & Data Systems, 113(1), 34-56.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319-340. https://doi.org/10.2307/249008

Davis, F. D., Bagozzi, R. P., & Warshaw, P. R. (1989). User acceptance of computer technology: A comparison of two theoretical models. Management Science, 35(8), 982-1003. https://doi.org/10.1287/mnsc.35.8.982

Erwinsyah, E., Ningsih, K. E., Anjelita, K., & Suryani, S. (2023). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kegunaan terhadap niat menggunakan dan penggunaan aktual teknologi pembayaran digital QRIS. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia, 23(1), 22-36. https://doi.org/10.53640/jemi.v23i1.1337

Jusuf Leiwakabessy, J., et al. (2023). Edukasi pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Negeri Leahari. Jurnal Kabar Masyarakat, 1(3), 1-5. https://doi.org/10.54066/jkb.v1i3.443

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Strategi Digitalisasi UMKM Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Nisa, A. A., Suhandiah, S., & Supriyanto, A. (2024). Kesiapan pelaku UMKM dalam pemanfaatan QRIS. Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi, 7(1), 45-58.

OECD. (2021). SME and Entrepreneurship Outlook 2021. OECD Publishing.

Parasuraman, A. (2000). Technology Readiness Index (TRI): A multiple-item scale to measure readiness to embrace new technologies. Journal of Service Research, 2(4), 307-320. https://doi.org/10.1177/109467050024001

Pradiani, T. (2018). Pengaruh sistem pemasaran digital terhadap peningkatan volume penjualan hasil industri rumahan. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 11(2), 46-53. https://doi.org/10.32812/jibeka.v11i2.45

Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: Evidence from Indonesia. Journal of Business Research, 69(11), 5269-5274. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2016.04.040

Sari, D., & Santoso, A. (2021). Digitalisasi UMKM dan daya saing usaha. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 36(2), 145-158.

Solihat, I., Margono, B., & Sembiring, K. (2024). Dampak implementasi QRIS terhadap peningkatan efisiensi transaksi dan laporan keuangan UMKM di Kabupaten Indramayu. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(10), 314-318.

Surendran, P. (2012). Technology Acceptance Model: A survey of literature. International Journal of Business and Social Research, 2(4), 175-178.

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the Technology Acceptance Model: Four longitudinal field studies. Management Science, 46(2), 186-204. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425-478. https://doi.org/10.2307/30036540

Wibowo, A., & Irawan, D. (2020). Digital divide and SME performance in Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(2), 145-158.

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Analisis Kesiapan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Mengadopsi Sistem Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Berbasis Prinsip Ekonomi Islam (Studi Kasus: UMKM Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu). (2026). JES: Jurnal Ekonomi Dan Sosial, 1(4), 228-234. https://journal.lenteramulia.org/index.php/jes/article/view/300