Analisis Peran Mahasiswa sebagai Volunteer Tourism dalam Pengembangan Desa Wisata Badean Kabupaten Jember
Keywords:
Volunteer Tourism, Desa Wisata, Pariwisata Berbasis MasyarakatAbstract
Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi melalui keterlibatan mahasiswa sebagai volunteer tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mahasiswa Politeknik Negeri Jember sebagai volunteer tourism dalam pengembangan Desa Wisata Badean, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat program, serta merumuskan model peran volunteer tourism. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berperan sebagai capacity builder, product developer, digital promoter, institutional strengthener, dan community empowerment facilitator. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, perguruan tinggi, kompetensi mahasiswa, dan potensi wisata Desa Badean. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pendampingan, pendanaan, kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan yang belum optimal, serta belum adanya sistem monitoring dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan Model Peran Volunteer Tourism Mahasiswa Politeknik Negeri Jember yang menempatkan mahasiswa sebagai agen pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas, inovasi produk wisata, transformasi digital, dan penguatan kelembagaan untuk mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Downloads
References
Asante, E. A., Mensah, K., & Ofori, S. (2021). Volunteer tourism and community capacity building: Evidence from community-based tourism destinations. Journal of Sustainable Tourism, 29(8), 1245–1263.
Dewi, M. H. U., Ardika, I. W., & Darma Putra, I. N. (2019). Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Udayana University Press.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? International Centre for Responsible Tourism.
Halpenny, E. A., & Caissie, L. T. (2003). Volunteering on nature conservation projects: Volunteer experience, attitudes and values. Tourism Recreation Research, 28(3), 25–33. https://doi.org/10.1080/02508281.2003.11081414
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Statistik pariwisata Indonesia tahun 2023. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nuryanti, W. (1993). Concept, perspective and challenges. In Proceedings of the International Conference on Cultural Tourism. Gadjah Mada University Press.
Priyadi, U. (2016). Pariwisata syariah: Prospek dan perkembangan. UPP STIM YKPN.
Sin, H. L. (2009). Volunteer tourism—"Involve me and I will learn?" Annals of Tourism Research, 36(3), 480–501. https://doi.org/10.1016/j.annals.2009.03.001
UNESCO. (2015). Sustainable tourism and cultural heritage: A review of development assistance and its future to the preservation of cultural heritage. UNESCO.
Wearing, S. (2001). Volunteer tourism: Experiences that make a difference. CABI Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mushthofa Kamal, Degita Danur Suharsono, Gullit Tornado Taufan, Julien Arief Wicaksono, Rizqi Febrian Pramudita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










