Pendekatan Terpadu Manajemen End of Support (EoS) pada Infrastruktur Jaringan untuk Menjamin Ketersediaan Layanan
Keywords:
End of Support , Manajemen Aset TI, Data Center, Manajemen Risiko, Tata Kelola TIAbstract
End of Support (EoS) merupakan fase kritis dalam siklus hidup infrastruktur teknologi informasi yang berpotensi meningkatkan risiko operasional, keamanan, dan kepatuhan apabila tidak dikelola secara tepat. Dalam industri perbankan yang menuntut ketersediaan layanan tinggi, keberlanjutan perangkat jaringan di Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas layanan. Penelitian ini menganalisis strategi manajemen perangkat jaringan yang telah memasuki masa EoS di lingkungan DC dan DRC Bank XYZ menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif berdasarkan dokumen kajian internal, inventaris aset TI, serta evaluasi rencana tindak lanjut (action plan). Hasil kajian menunjukkan terdapat 47 perangkat jaringan yang telah berstatus EoS dan memerlukan peremajaan melalui strategi evergreen berbasis risiko, penyusunan timeline migrasi bertahap, serta penguatan kontrol transisi seperti Privileged Access Management (PAM) dan monitoring berkelanjutan. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi manajemen siklus hidup aset, penilaian risiko, dan tata kelola TI untuk menjaga ketahanan operasional serta kepatuhan regulasi di sektor perbankan.
Downloads
References
Alreemy, Z., Chang, V., Walters, R., & Wills, G. (2016). Critical success factors for information technology governance (ITG). International Journal of Information Management, 36(6), 907–916. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2016.05.017
Cybersecurity governance in public institutions: Managing digital risks and resilience. (2025). Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia, 17(3). https://doi.org/10.54783/jv.v17i3.1424
Evaluation of Information Technology Governance at Mikroskil University Using COBIT 2019 Framework with BAI11 Domain. (2022). International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH), 2(2), 128–143. https://doi.org/10.34010/injuratech.v2i2.8085
Identification of IT Governance Capability Level of COBIT 2019 at The KOMINFO City of Bitung, North Sulawesi. (2023). TeIKa, 13(01), 1–15. https://doi.org/10.36342/teika.v13i01.3064
Khadka, K., Ullah, A.B. (2025). Human factors in cybersecurity: an interdisciplinary review and framework proposal. International Journal of Information Security, 24, 119. https://doi.org/10.1007/s10207-025-01032-0
Marinos, L., & Lourenço, M. (2016). Cybersecurity governance for critical infrastructures. Computer Law & Security Review, 32(5), 742–754. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2016.07.012
Security infrastructure service and information security management capability audit to improve system security in preventing cyber attacks using COBIT 2019. (2024). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 9(1). https://doi.org/10.70609/gtech.v9i1.6319
Turel, O., & Bart, C. (2014). Board-level IT governance and organizational performance. European Journal of Information Systems, 23(2), 223–239. https://doi.org/10.1057/ejis.2012.61
Von Solms, R., & Von Solms, B. (2018). Cybersecurity and information security – what goes where? Information & Computer Security, 26(1), 2–9. https://doi.org/10.1108/ICS-04-2017-0025
Wicaksono, J. A., Widodo, A. P., & Adi, K. (2023). Systematic literature review on information technology governance in government. Telematika: Jurnal Telematika dan Teknologi Informasi, 20(2), 226–237. https://doi.org/10.31315/telematika.v20i2.9642
Bank XYZ. (2024). Dokumen internal: Kajian End of Support Perangkat Jaringan dan Rencana Tindak Lanjut (Action Plan).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufalarizqa Ramadha Meisa Putra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










