Analisis Naratif Implementasi Hybrid Costing Dalam Pengendalian Biaya Produksi Pada Perusahaan Manufaktur
Keywords:
Hybrid Costing, Pengendalian Biaya Produksi, Harga Pokok Produksi, Perusahaan Manufaktur, Efisiensi Biaya.Abstract
Perkembangan industri manufaktur yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya produksi yang efisien. Pengendalian biaya produksi menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga profitabilitas perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Kompleksitas proses produksi pada perusahaan manufaktur modern menyebabkan metode penentuan biaya konvensional sering kali tidak mampu menghasilkan informasi biaya yang akurat, terutama pada perusahaan yang memiliki karakteristik produksi campuran antara produksi massal dan produksi berdasarkan pesanan. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan Hybrid Costing, yaitu metode penentuan biaya yang mengombinasikan pendekatan Process Costing dan Job Order Costing sehingga mampu menghasilkan informasi biaya yang lebih akurat sesuai karakteristik proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Hybrid Costing dalam pengendalian biaya produksi pada perusahaan manufaktur, mengidentifikasi manfaat yang diperoleh perusahaan setelah menerapkan metode tersebut, serta menganalisis berbagai kendala yang dihadapi selama proses implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada beberapa perusahaan manufaktur yang memiliki karakteristik produksi campuran. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer produksi, staf akuntansi biaya, dan supervisor produksi, disertai observasi terhadap aktivitas produksi serta dokumentasi laporan biaya perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Hybrid Costing mampu meningkatkan ketepatan perhitungan harga pokok produksi melalui pemisahan perlakuan biaya berdasarkan karakteristik proses produksi. Metode ini memberikan informasi biaya yang lebih rinci sehingga memudahkan perusahaan dalam melakukan pengendalian biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik. Selain itu, perusahaan mampu mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non-value added activities), mengurangi pemborosan penggunaan bahan baku, serta meningkatkan efisiensi proses produksi. Perusahaan yang menerapkan Hybrid Costing secara konsisten menunjukkan penurunan biaya produksi rata-rata sebesar 10–15%, peningkatan akurasi penentuan harga jual, serta perbaikan dalam proses pengambilan keputusan manajerial. Meskipun demikian, implementasi Hybrid Costing masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan sistem informasi akuntansi biaya, kurangnya kompetensi sumber daya manusia dalam memahami metode costing modern, tingginya biaya implementasi awal, serta resistensi terhadap perubahan sistem kerja. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bahwa Hybrid Costing dapat dipandang sebagai salah satu kapabilitas strategis perusahaan dalam perspektif Resource Based View (RBV) karena mampu menciptakan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan biaya yang lebih efektif. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan manufaktur mengimplementasikan Hybrid Costing secara bertahap dengan didukung pengembangan sistem informasi biaya dan peningkatan kompetensi karyawan.
Downloads
References
Askarany, D., & Yazdifar, H. (2012). An investigation into the mixed reported adoption rates for ABC: Evidence from Australia, New Zealand and the UK. International Journal of Production Economics, 135(1), 430–439. https://doi.org/10.1016/j.ijpe.2011.08.017
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
Blocher, E. J., Stout, D. E., Juras, P. E., & Smith, S. D. (2022). Cost management: A strategic emphasis (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Cooper, R., & Kaplan, R. S. (1991). Profit priorities from activity-based costing. Harvard Business Review, 69(3), 130–135.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Drury, C. (2021). Management and cost accounting (11th ed.). Cengage Learning.
Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2021). Managerial accounting (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Hansen, D. R., Mowen, M. M., & Heitger, D. L. (2022). Cornerstones of cost management (5th ed.). Cengage Learning.
Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson.
Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2015). Cost accounting: A managerial emphasis (15th ed.). Pearson Education.
Johnson, H. T., & Kaplan, R. S. (1987). Relevance lost: The rise and fall of management accounting. Harvard Business School Press.
Kaplan, R. S., & Anderson, S. R. (2007). Time-driven activity-based costing: A simpler and more powerful path to higher profits. Harvard Business School Press.
Kaplan, R. S., & Atkinson, A. A. (2015). Advanced management accounting (3rd ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mulyani, S., & Rahmawati, D. (2022). Analisis penerapan sistem biaya produksi dalam meningkatkan efisiensi biaya pada perusahaan manufaktur. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 10(2), 145–160.
Noreen, E., Brewer, P., & Garrison, R. (2021). Modern cost management practices in manufacturing organizations. Management Accounting Quarterly, 22(4), 1–15.
Nurhayati, S., & Wibowo, T. (2023). Pengendalian biaya produksi melalui penerapan sistem akuntansi biaya pada industri manufaktur. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 18(2), 170–185.
Penrose, E. T. (1959). The theory of the growth of the firm. Oxford University Press.
Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.
Pratama, D., & Yuliana, E. (2022). Analisis penerapan metode penentuan biaya produksi dalam meningkatkan efisiensi perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi Indonesia, 11(1), 55–69.
Setiawan, A., & Lestari, D. (2023). Efektivitas sistem informasi akuntansi biaya terhadap pengambilan keputusan manajerial. Jurnal Akuntansi, 27(3), 310–327.
Suryani, L., & Kurniawan, R. (2024). Strategi pengendalian biaya produksi pada perusahaan manufaktur melalui pendekatan akuntansi manajemen. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 21(1), 66–82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wahyuni, Mahfiza, Patricia Wulandar, Nursahida, Nur Intan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










