Koordinasi Lintas Sektor dalam Penanggulangan Bencana Longsor di Wilayah Pesisir Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir

Authors

  • Rafika Farma Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia. Author
  • M. Yusuf Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia. Author
  • Hapsa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author
  • Michael Lega Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia. Author

Keywords:

cross-sectoral coordination, disaster mitigation, coastal areas, landslides, disaster management

Abstract

This study aims to analyze cross-sectoral coordination in disaster management within coastal areas, focusing on Tanah Merah District, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. The region is characterized by high vulnerability to hydrometeorological hazards, particularly landslides triggered by coastal abrasion and intense rainfall on unstable peatland. This research employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis involving informants from the district government, BPBD, village administrations, local communities, and private sector actors. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that cross-sectoral coordination has been established but remains suboptimal, marked by ineffective inter-agency communication, limited program synchronization, unclear role delineation, and insufficient collective commitment. Disaster mitigation efforts have been undertaken through structural and non-structural measures but continue to face constraints including limited financial resources, restricted geographical accessibility, and low community participation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antara, K., Purba, D., & Fauzan, K. (2021). Koordinasi pemerintah dalam pembangunan daerah. Jurnal Governance, 1(1), 1–9.

Aulia, P., & Afdal, A. (2021). Analisis suseptibilitas magnetik tanah permukaan sebagai indikator longsor di Bukit Karan Padang. Jurnal Fisika Unand, 9(4), 472–478.

Ditha Prasanti, & Fuady, I. (2022). Penggunaan media komunikasi bagi masyarakat dalam mitigasi bencana longsor di Desa Cimanggu. Dalam Seminar Nasional Magister Communication.

Hamida, F. N., & Widyasamratri, H. (2019). Risiko kawasan longsor dalam upaya mitigasi bencana menggunakan sistem informasi geografis. Pondasi, 24(1), 67–76.

Java, E. (2024). Analisis tingkat risiko bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Region, 19(1). https://doi.org/10.20961/region.v19i1.58889

Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen pengurangan resiko bencana berbasis komunitas. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2), 91–104.

Sarya, G., Pramesti, T., Arrowrichta, B., & Watu, H. B. (2020). Antisipasi menghadapi bencana tanah longsor di Desa Snepo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. SHARE, 6(2), 105–109.

Soepomo, P. (2013). Pemanfaatan Google Maps API untuk pembangunan pasca bencana alam berbasis mobile web. Dalam Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi (hlm. 162–171).

Syamsul, R. J., & Nurjannah, S. (2022). Peran pemerintah dalam mengatasi erosi tanah yang terdampak bencana alam tanah longsor. Alauddin Law Development Journal, 4(2), 393–401.

Ummah, M. S. (2019). Koordinasi sebagai faktor penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 1–14.

Wahyudi, B., & Yuningsih, N. Y. (2024). Koordinasi pemerintahan dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Cimahi. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 6(4), 845–858.

Yan Prastowo, L., & Setyo Wahyuningsih, A. (2020). Kajian mitigasi bencana tanah longsor berdasarkan Permendagri No. 33 Tahun 2006. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(33), 60–71.

Zulfa, V. A., Widyasamratri, H., & Kautsary, J. (2022). Mitigasi bencana berdasarkan tingkat risiko bencana tanah longsor. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 154–166. https://doi.org/10.30659/jkr.v2i2.26532

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Koordinasi Lintas Sektor dalam Penanggulangan Bencana Longsor di Wilayah Pesisir Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir. (2026). RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 766-773. https://journal.lenteramulia.org/index.php/rumi/article/view/264