Mengukur Keadilan Pelayanan Rawat Inap bagi Pasien BPJS dan Umum
Keywords:
keadilan, pelayanan, kepuasan, kualitas, pasien.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keadilan pelayanan rawat inap melalui perbandingan tingkat kepuasan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan pasien umum di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden yang terdiri atas 50 pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan 50 pasien umum. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan tujuh dimensi Healthcare Service Quality, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy, patient safety, dan medical professionalism. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk membandingkan tingkat kepuasan kedua kelompok pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien umum memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada seluruh dimensi kualitas pelayanan. Dimensi tangibles menunjukkan kesenjangan terbesar dengan selisih skor sebesar 30,33 poin, yang mengindikasikan adanya perbedaan persepsi terhadap fasilitas fisik rumah sakit. Sementara itu, dimensi medical professionalism menunjukkan kesenjangan terkecil dengan selisih 8,66 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa keadilan pelayanan belum sepenuhnya tercapai sehingga diperlukan peningkatan kualitas fasilitas fisik serta ketanggapan pelayanan guna mewujudkan kepuasan pasien yang lebih merata.
Downloads
References
Ali, J., Jusoh, A., Idris, N., & Nor, K. M. (2023). Healthcare service quality and patient satisfaction: A conceptual framework. International Journal of Quality & Reliability Management, 41(2), 608–627. https://doi.org/10.1108/IJQRM-04-2022-0136
Berdame, N. R., Sondakh, J., & Gosal, V. Y. (2024). Kebijakan pemerintah dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang kurang mampu menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan. Lex Privatum, 13(5), 1–12.
Chang, C. S., Chen, S. Y., & Lan, Y. T. (2013). Service quality, trust, and patient satisfaction in interpersonal-based medical service encounters. BMC Health Services Research, 13(1). https://doi.org/10.1186/1472-6963-13-22
Hapsari, K., Sriatmi, A., & Kartini, A. (2023). Inpatient satisfaction with hospital services in Indonesia: A systematic review. Interdisciplinary Social Studies, 3(2), 10–22. https://doi.org/10.55324/iss.v3i2.563
Minarti, A., Rahmah, P., Surianti, S., Amrial, A., Idrus, I., & Salwa, S. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien pada Puskesmas Batu-Batu. Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi), 7(1), 75–81. https://doi.org/10.57093/metansi.v7i1.253
Suprapto, S., & Malik, A. A. (2019). Implementasi kebijakan diskresi pada pelayanan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.35816/jiskh.v7i1.62
Widanti, N. P. T. (2022). Konsep good governance dalam perspektif pelayanan publik: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Abdimas Peradaban, 3(1), 73–85. https://doi.org/10.54783/j9r94371
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sabrina Amanda Fitri, Hapsa, Dinda Rosanti Salsa Bela (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










