Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan Dalam Pengentasan Kemiskinan di Tingkat Desa (Studi Kasus Desa Lubuk Pauh Kabupaten Kerinci Antis Kantesa)

Authors

  • Antis Kantesa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Hukum, Universitas Jambi Author

Keywords:

Implementasi Kebijakan, Program Keluarga Harapan, Perlindungan Sosial, Pengentasan Kemiskinan, Desa Lubuk Pauh

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu kebijakan perlindungan sosial pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui mekanisme bantuan sosial bersyarat. Program ini dirancang untuk mendorong keluarga penerima manfaat agar lebih aktif memanfaatkan layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Lubuk Pauh, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Sosial Kabupaten Kerinci, pendamping PKH, perangkat desa, keluarga penerima manfaat (KPM), serta masyarakat yang tidak menerima bantuan. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang menekankan enam indikator utama, yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik lembaga pelaksana, komunikasi antar organisasi, kondisi sosial ekonomi dan politik, serta disposisi pelaksana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH di Desa Lubuk Pauh telah berjalan dan memberikan dampak positif dalam membantu mengurangi beban ekonomi keluarga miskin serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Namun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain ketidaktepatan sasaran penerima bantuan akibat keterbatasan pemutakhiran data, keterbatasan jumlah pendamping PKH, koordinasi antar lembaga yang belum efektif, serta rendahnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap kewajiban program. Oleh karena itu, peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan, pemutakhiran data sosial secara berkala, penguatan kapasitas pendamping PKH, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas implementasi program secara berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arif, S., Isdijoso, W., & Fatah, A. R. (2019). Program bantuan sosial di Indonesia: Evaluasi kebijakan perlindungan sosial. Jakarta: SMERU Research Institute.

Badan Pusat Statistik. (2023). Kabupaten Kerinci dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kerinci.

Barrientos, A. (2013). Social assistance in developing countries. Cambridge University Press.

Bappenas. (2020). Strategi nasional penanggulangan kemiskinan. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Bappenas. (2022). Laporan pembangunan Indonesia: Perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan. Kementerian PPN/Bappenas.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Devereux, S., & Sabates-Wheeler, R. (2004). Transformative social protection. IDS Working Paper, 232, 1–26.

Dwiyanto, A. (2017). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.

Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.

Handayani, T., & Rahayu, N. (2021). Implementasi Program Keluarga Harapan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 87–99.

Hastuti, H., et al. (2018). Program Keluarga Harapan: Dampak terhadap kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia. SMERU Research Institute.

Kabeer, N. (2014). Social protection and poverty reduction. International Development Journal, 26(5), 659–671.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2021). Data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Jakarta: Kemensos RI.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan Program Keluarga Harapan. Kementerian Sosial RI.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2023). Program Keluarga Harapan: Kebijakan dan implementasi perlindungan sosial. Kementerian Sosial RI.

Kusuma, A., & Prasetyo, B. (2020). Analisis implementasi kebijakan bantuan sosial bersyarat di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 33–45.

Lipsky, M. (2010). Street-level bureaucracy: Dilemmas of the individual in public services. Russell Sage Foundation.

Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Andi Offset.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, R. (2017). Public policy: Teori kebijakan publik. PT Elex Media Komputindo.

Prasetyo, A., & Lestari, S. (2022). Evaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan dalam pengentasan kemiskinan. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 25(3), 221–234.

Prawoto, N. (2008). Memahami kemiskinan dan strategi penanggulangannya. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 9(1), 56–68.

Putri, R., & Wardhana, A. (2020). Implementasi Program Keluarga Harapan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 120–132.

Ravallion, M. (2016). The economics of poverty: History, measurement, and policy. Oxford University Press.

Saputra, H., & Kurniawan, B. (2021). Evaluasi implementasi Program Keluarga Harapan di daerah pedesaan. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 45–59.

Subarsono, A. G. (2016). Analisis kebijakan publik: Konsep, teori, dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial. Refika Aditama.

Suryahadi, A., Sumarto, S., & Pritchett, L. (2003). The evolution of poverty during the crisis in Indonesia. SMERU Working Paper.

Tachjan. (2006). Implementasi kebijakan publik. AIPI Bandung.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson Education.

Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.

Wibawa, S. (2011). Politik perumusan kebijakan publik. Graha Ilmu.

Winarno, B. (2014). Kebijakan publik: Teori, proses, dan studi kasus. CAPS.

World Bank. (2020). Conditional cash transfers and poverty reduction: Lessons from developing countries. World Bank Publications.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-03-08

How to Cite

Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan Dalam Pengentasan Kemiskinan di Tingkat Desa (Studi Kasus Desa Lubuk Pauh Kabupaten Kerinci Antis Kantesa). (2026). RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 144-154. https://journal.lenteramulia.org/index.php/rumi/article/view/37