Hubungan Pola Makan Tinggi Indeks Glikemik dengan Kejadian Nyeri Muskuloskeletal Pada Dokter Gigi
Keywords:
pola makan, indeks glikemik, nyeri muskuloskeletal, dokter gigiAbstract
Nyeri muskuloskeletal merupakan gangguan fungsi sistem otot yang dipicu oleh aktivasi nosiseptor perifer otot dan jaringan ikat, yang kemudian respon persepsi nyeri. Data kesehatan menunjukkan kejadian nyeri muskuloskeletal tercatat tinggi, yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola makan tinggi indeks glikemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pola makan tinggi indeks glikemik dengan kejadian nyeri muskuloskeletal. Penelitian menggunakan metode studi analitik onservasional dengan desai cross sectional. Sampel penelitian adalah dokter gigi di daerah Kota Prabumulih berjumlah 45 orang, menggunakan teknik consecutive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan Nordic Body Map dan Food Frequency Questionnaire dan dianalisis menggunakan uji Chi-square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri muskuloskeletal yang paling banyak dialami dokter gigi adalah risiko sedang dan pola makan tinggi indeks glikemik dominan kategori tinggi. Berikutnya, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pola makan tinggi indeks glikemik dengan kejadian nyeri muskuloskeletal pada dokter gigi (p=0,034). Kesimpulannya, pola makan tinggi indeks glikemik dapat mempengaruhi kejadian nyeri muskuloskeletal pada dokter gigi, sehingga disarankan untuk mengurangi faktor risiko saat bekerja yang berpotensi memperparah nyeri muskuloskeletal tersebut dan mengubah pola makan yang lebih sehat.
Downloads
References
Adinda, A., & Laeto, A. (2024). Diet Indeks dan Beban Glikemik Tinggi serta Resiko Terhadap Gangguan Muskuloskeletal. Plexus Medical Journal, 146-153.
Adinda, Legiran, & Laeto, A. (2024). High Glycemic Index Foods Increase Oxidative Stress and Cause Chronic Musculoskeletal Pain. Sriwijaya Journal of Medicine, 172-177.
Bahrudin, M. (2017). Patofisiologi Nyeri (Pain). Malang: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Batara, G., Doda, D., & Wungow, H. (2021). Keluhan Muskuloskeletal Akibat Penggunaan Gawai pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Selama Pandemi Covid-19. Journal Biomedik (JBM), 152.
Bonanni, R., Cariati, I., Tancredi, V., Iundusi, R., Gasbarra, E., & Tarantino, U. (2022). Chronic Pain in Musculoskeletal Diseases: Do You Know Your Enemy. Journal of Clinical Medicine, 158-172.
Dzakpasu, F., Carver, A., Brakenridge, C., Cicuttini, F., Urquhart, D., & Owen, N. (2021). Musculoskeletal pain and sedentary behaviour in occupational and non-occupational settings: a systematic review with meta-analysis. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 157-172.
Dzakpasu, F., Carver, A., Brakenridge, C., Cicuttini, F., Urquhart, D., & Owen, N. (2021). Musculoskeletal pain and sedentary behaviour in occupational and non-occupational settings: a systematic review with meta-analysis. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 152-173.
Elma, Ö., Yilmaz, S., D. T., Coppieters, I., Clarys, P., Nijs, J., & al., e. (2020). Do nutritional factors interact with chronic musculoskeletal pain? A systematic review. Journal of Clinical Medicine, 243-258.
Gill, T., Mittinty, M., March, L., Steinmetz, J., Culbreth, G., & Cross, M. (2023). Global, Regional, and National Burden of Other Musculoskeletal Disorders, 1990–2020, and Projections to 2050: A Systematic Analysis of the Global Burden of Disease Study 2021. Lancet Rheumatol, 670-682.
Hospital, D., & Professor, A. (2020). Musculoskeletal Disorders Among Dentists in Nepal. Journal of Nepal Dental Association, 107-113.
Hosseini, A., Choobineh, A., Razeghi, M., Pakshir, H., Ghaem, H., & Vojud, M. (2019). Ergonomic Assessment of Exposure to Musculoskeletal Disorders Risk Factors among Dentists. Journal of Dentist Shiraz University Medical Science, 53-60.
Kim, E., Jo, E., & Han, G. (2023). Effects of stretching intervention on musculoskeletal pain in dental professionals. Journal Occupation Health, 45-62.
Mulmuliana, M., & Rachmawati, R. (2022). Dampak Konsumsi Pangan Tinggi Kandungan Indeks Glikemik dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe-II di Kabupaten Pidie. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan., 163-175.
Nataliningrum, R., & Sistarina, G. (2021). Faktor Risiko Pajanan Ergonomi dan Gangguan Muskuloskeletal Pada Dokter Gigi di Kota Cimahi Jawa Barat. Media Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 88-102.
Punnett, L., & Wegman, D. (2024). Work Related Musculoskeletal Disorders: The Epidemiologic Evidence and The Debate. Journal of Electromyography and Kinesiology, 13-23.
Refresitaningrum, E., & Paskarini, I. (2019). Analisa Sikap Kerja Dokter Gigi yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Pingganhg di Rumah Sakit Surabaya. Journal of Public Health Research and Community Health Development, 109-122.
Setiawati, F., Hapsari, E., Khairinisa, S., Novrinda, H., Adiatman, M., & Darwita, R. (2025). Factors Related to Dental Ergonomics Practice Among Indonesian Dentists. International Journal Dentist Hygine, 346-352.
Wang, Y., Tang, Y., Li, Z., Jiang, C., Jiang, W., & Hu, Z. (2024). Sugar-sweetened beverage intake and chronic low back pain. Front Nutrition, 11-24.
Wildasari, T., & Nurcahyo, R. (2023). Hubungan Antara Postur Kerja, Umur, dan Masa Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Yogyakarta. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 44-56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arwan Bin Laeto, Budi Santoso, Khansa Kamalia, Eka Febri Zulissetiana, Alfian Hasbi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










