Makna Meditasi Mindfulness Bagi Pemula: Studi Kasus Siswa Agama Buddha Smk Karya Parittiga Dalam Menghadapi Kejenuhan Belajar

Authors

  • satria Institut Nalanda Author
  • Lauw Acep Institut Nalanda Author
  • Agung Sri Agung Institut Nalanda Author
  • Majaputera Karniawan Institut Nalanda Author

Keywords:

mindfulness, kejenuhan belajar, studi kasus instrumental, pendidikan Buddha, siswa SMK

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental untuk mengkaji bagaimana delapan siswa SMK beragama Buddha di SMK Karya Parittiga mengalami program mindfulness selama empat minggu dalam menghadapi kejenuhan belajar. Partisipan dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi reflektif, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Temuan penelitian ini disusun ke dalam lima tema utama, yaitu : Meditasi Membawa Ketenangan Bagi Siswa, Mindfulness sebagai Jeda dalam Rutinitas Belajar, Mengamati Pikiran dan Kembali ke Napas, Penerimaan Diri dan Pengelolaan Emosi: non-judgment dan self-compassion, dan Pemaknaan Spiritual terhadap Meditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness memiliki makna ganda bagi partisipan, yaitu sebagai strategi psikologis untuk menghadapi kejenuhan belajar sekaligus sebagai praktik reflektif yang terhubung dengan pemahaman Buddhis tentang kesadaran. Temuan ini menunjukkan bahwa mindfulness dapat mendukung perhatian, pengelolaan emosi, dan kualitas kehadiran siswa dalam belajar, serta memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan Buddha yang mengintegrasikan wawasan psikologis kontemporer dengan praktik kontemplatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, M., & Hidayah, U. (2024). Optimalisasi pendidikan Islam dalam meningkatkan kesejahteraan mental serta mengurangi burnout di kalangan pelajar. AL-QALAM: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 16(2), 198–212.

https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i2.3282

Artati, K. B., Wahyuni, E., & Fitri, S. (2025). Gambaran kesejahteraan psikologis siswa kelas besar sekolah dasar dan implikasinya terhadap program mindfulness berbasis sekolah. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 953–970. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7044

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fauzan, R., Uce, L., Oktarina, R., & Otafiani, R. (2025). Mindfulness dalam pendidikan: Meningkatkan fokus dan mengurangi stres pada peserta didik Generasi Z. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1), 45–58.

https://doi.org/10.59818/jpi.v5i1.1046

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903

Hattu, J. V. D. (2021). Pandemi, pendidikan, dan pemulihan: Mindfulness sebagai model pendidikan yang memulihkan dalam konteks Indonesia di era pandemi COVID-19. Prosiding Pelita Bangsa, 1(2), 54–65.

Kabat-Zinn, J. (2003). Mindfulness-based interventions in context: Past, present, and future. Clinical Psychology: Science and Practice, 10(2), 144–156. https://doi.org/10.1093/clipsy.bpg016

Mafaiz, I. N., Afandi, A., & Ashadi, F. (2025). Enhancing attention and reducing disruptive behavior in early childhood education through mindfulness techniques. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(3), 1224–1236.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Pekrun, R., Goetz, T., Daniels, L. M., Stupnisky, R. H., & Perry, R. P. (2010). Boredom in achievement settings: Exploring control-value antecedents and performance outcomes of a neglected emotion. Journal of Educational Psychology, 102(3), 531–549. https://doi.org/10.1037/a0019243

SuttaCentral. (t.t.). Ambapālisutta (Saṁyutta Nikāya 47.1) (Indra Anggara, Penerj.). Diakses 8 Februari 2026, dari https://suttacentral.net/sn47.1/id/anggara?lang=id&reference=none&highlight=false

SuttaCentral. (t.t.). Satisutta (Saṁyutta Nikāya 47.2) (Indra Anggara, Penerj.). Diakses 8 Februari 2026, dari https://suttacentral.net/sn47.2/id/anggara?lang=id&reference=none&highlight=false

SuttaCentral. (t.t.). Dutiyavibhaṅgasutta (Saṁyutta Nikāya 48.10) (Indra Anggara, Penerj.). Diakses 8 Februari 2026, dari https://suttacentral.net/sn48.10/id/anggara?lang=id&reference=none&highlight=false

SuttaCentral. (t.t.). Satisampajaññasutta (Aṅguttara Nikāya 8.81) (Indra Anggara, Penerj.). Diakses 8 Februari 2026, dari https://suttacentral.net/an8.81/id/anggara?lang=id&reference=none&highlight=false

SuttaCentral. (t.t.). Satipaṭṭhāna Sutta (MN 10) (Anggara, Penerj.). Diakses 8 Februari 2026, dari https://suttacentral.net/mn10/id/anggara?lang=id&reference=none&highlight=false

Tarigan, O., & Rudhito, M. A. (2025). Pengaruh latihan mindfulness terhadap peningkatan konsentrasi belajar dan prestasi murid SMP dalam pengajaran matematika. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 5(1), 19–28. https://doi.org/10.51574/kognitif.v5i1.2648

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Makna Meditasi Mindfulness Bagi Pemula: Studi Kasus Siswa Agama Buddha Smk Karya Parittiga Dalam Menghadapi Kejenuhan Belajar. (2026). RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 329-340. https://journal.lenteramulia.org/index.php/rumi/article/view/99